Jumat, 08 April 2011

anemia

Agar manusia memiliki kemampuan kerja fisik yang baik, maka tentunya harus didukung oleh tingkat keadaan gizi yang baik pula. Tingkat keadaan gizi yang baik akan mendukung hasil kerja yang efisien dan optimal. Sebaliknya, jika keadaan gizi kurang baik maka akan menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi serta produktivitas kerja yang rendah. Dengan kata lain, keadaan kurang gizi baik pada anak-anak maupun dewasa dapat menyebabkan sering terserang penyakit. Salah satu penyebab kurang gizi adalah rendahnya kandungan protein dalam sel darah/anemia.
Anemia merupakan salah satu keadaan kurang gizi dengan keadaan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari keadaan normal. Orang yang mempunyai Hb yang rendah, secara fisik belum menunjukkan gejala anemia dan masih terlihat berada dalam keadaan yang relative sehat. Namun makin rendah Hb, menunjukkan makin berat keaadaan anemia yang diderita dan makin rendah pula kemampuan kerja fisiknya.
Jika Anda menderita anemia, maka saat berdiri setelah jogkok atau duduk akan terasa pusing dan pengelihatan berkunang-kunang, badan sering terasa lesu dan fisik lemah, lekas lelah jika bekerja, tidak mampu bekerja keras, sering mengantuk walaupun bukan waktunya tidur, kelopak mata dan kulit muka tampak pucat, bila bekerja susah berkonsentrasi.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang menderita anemia, yaitu :
1.      Kekurangan darah akibat pendarahan, misalnya kecelakaan atau mengeluarkan darah terlalu banyak saat melahirkan.
2.      Terjadi perusakan sel darah merah di dalam tubuh.
3.      Produksi sel darah merah dalam tubuh yang tidak mencukupi kebutuhan.
4.      Kekurangan bahan-bahan pembentuk sel darah merah salah satunya adalah zat besi.
5.      Kegagalan fungsi sumsum tulang .
Anemia dapat terjadi karena sumsum tulang yang berfungsi untuk mengganti sel darah merah tua menjadi yang baru mengalami gangguan. Persediaan zat gizi dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Bila persediaan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh tidak sesuai/makanan tidak mengandung gizi yang cukup, maka akan terjadi gangguan dalam pembuatan sel darah merah yang baru, sehingga dapat menyebabkan anemia dan lesu bekerja. Anemia yang diderita akibat kekurangan gizi biasa disebut dengan anemia gizi.
Umumnya, anemia gizi dapat terjadi karena seseorang kekurangan zat besi yang berguna dalam pembentukan sel darah merah. Salah satu unsure penting dalam darah adalah Hb, dan inti Hb itu adalah zat besi, sehingga jika kebutuhan zat besi kurang tercukupi maka darah tidak akan dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh secara maksimal, sehingga tidak dapat menghasilkan tenaga/energi.
Rendahnya persediaan zat besi dalam tubuh mempunyai kaitan erat dengan cukup/tidaknya jumlah makanan yang dikonsumsi setiap hari. Zat besi banyak terdapat pada bahan makanan seperti daging sapi, ayam, telur, ikan, tepung gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, dan banyak terdapat dalam hati sapi/ayam.
Terjadinya anemia gizi dapat dicegah dengan cara memperhatikan komposisi menu makanan sehari-hari. Adapun tips dalam pencegahan anemia gizi, yaitu :
1.      Konsumsilah sayuran dan buah-buahan segar yang banyak mengandung vitamin c yang merupakan pelengkap nasi dan lauk-pauk.
2.      Agar kebutuhan gizi tercukupi konsumsilah nasi dan lauk-pauk yang cukup. Bila tidak menyukai sayuran atau buah-buahan bukan jaminan tubuhnya akan sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya.
3.      Konsumsilah makanan yang mengandungaru serta melancarkan darah dalam membawa oksigen ke seluruh tub zat besi yang berguna untuk pembentukan sel darah merah yang buh. Bahan makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam, telur, ikan, tepung gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, hati sapi/ayam
4.      Menu makanan yang seimbang seperti nasi, lauk-pauk, sayur dan buah segar harus dilengkapi dengan minimal segelas susu untuk memelihara kesehatan tubuh dan meningkatkan produktivitas.
Menurut Ilmu Pengobatan Timur, anemia merupakan keadaan dimana sel darah merah di dalam peredaran darah berkurang jumlahnya. Secara akupunktur tradisional, menyebutkan bahwa pada orang yang lemah, wanita setelah sembuh dari penyakit, dan pada orang dengan kebiasaan makan yang tidak bergizi, sering ditemukan fungsi limpa, lambung dan hati yang kurang sempurna. Pembawan dari lahir dengan ginjal yang berfungsi kurang baik dapat menyebabkan kelainan ini. Selain makan makanan bergizi, maka sebagai pencegahan terhadap anemia dapat dilakukan dengan cara melakukan pemijatan pada bagian tubuh tertentu.

kanker kelenjar getah bening

Limfoma adalah kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain.
Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (NHL). Kanker kelanjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.
Cairan limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodiyang memusnahkan bakteri. Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.
Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.
Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.
Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
• Faktor Keturunan
• Faktor Lingkungan
• Faktor Virus
• Faktor Infeksi
• Faktor Prilaku (emosional)
• Faktor Radikal Bebas
Nah setelah anda membaca sedikit tentang ulasan tentang penyakit kanker kelenjar getah bening, anda dapat sedikit tau tentang penyakit kanker kelenjar getah bening atau penyebabnya.
Buat Anda Yang belum terneka penyakit kanker Segera lah berpindah dari pola hidup yang kurang baik ke pola hidup yang baik dan olah raga secara teratur agar tubuh tetap bugar.
Nah Selain itu Saya juga menyaran kan untuk untuk olah raga secara teratur dan menjauhi pantangan di bawah ini.
1. Sayur-sayuran
  • Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
  • Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.
  • Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
2. Buah-buahan
  • Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.
  • Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsang berkembangnya sel kanker.
  • Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.
  • Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.
  • Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
3. Daging dan Ikan Asin
  • Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  • Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.
4. Makanan yang Diawetkan
  • Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogen aktif.
  • Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen
5. Sea food
  • Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
6. Daging Unggas
  • Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
7. Buah-buahan
  • Durian, nangka, lengkeng, nanas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.
  • Aneka pantangan makanan tersebut diharapkan tidak membuat pasien takut makan. Penderita kanker harus mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi ( 4 sehat 5 sempurna ) dan boleh makan enak namun hendaknya dipilih yang aman. Bagi anda yang menderita kanker/tumor/kista/myom, silahkan dipertimbangkan untuk mau mentaati atau tidak pantangan makanan tersebut.
Nah Anda Tinggal pilih saja bagaimana cara pengobatannya Apakah dengan cara Operasi yang mahal atau Obat herbal atau tradisional tradisional yang relatif murah.

Rabu, 30 Maret 2011

mukzijat cinta

Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya.
Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya.
Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut. Sebagaimana adat kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis.
Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa ‘Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah.

Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.
Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangung mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya.
Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang mandolin yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, Alhamdulillah ‘ala kulli halin. “Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.”
Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. “Ya Allah, aku harus kuat dan tabah, sikap baik kepada suami adalah jalan hidupku.” Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya.
Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, “Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini.” Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang.
Sang suami menuturkan, “Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku.”
Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya.
Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya.

Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyuan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya.
Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup.
Beberapa tahun kemudian, segala wujud pertobatan lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi da’i besar di kota Madinah.
Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan “bukan permata biasa”. (Dari kumpulan kisah nyata, Abdur Razak bin Al Mubarak)

Kamis, 24 Maret 2011

Aku Hanya Wanita Biasa

Aku Hanya Wanita Biasa


Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..
Terimakasih karena telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kau pilih.. Padahal kau begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna.
Karenanya ku ingin kau tahu, aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu banyak kekurangan. Maka ketahuilah..

Kepadamu yang akan memilihku kelak..

Aku tak sebijak bunda khadijah, karenanya ku ingin kau tahu, aku bisa saja berbuat salah dan begitu menyebalkan. Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku, nasihati aku dengan hikmah, karena bagiku kaulah pemimpinku, tak akan berani ku membangkang padamu..

Duhai kau yang telah memilihku kelak.. Ingatlah, tak selamanya aku dapat tampak cantik di matamu, ada kalanya aku akan begitu kusam dan jelek. Mungkin karena aku begitu sibuk berjibaku di dapur, menyiapkan makan untuk kau dan malaikat-malaikat kita nanti –insya’Allah-. Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap. Atau karena seharian ku harus membenahi istana kecil kita, agar kau dan malaikat kita dapat tinggal dengan nyaman dan sehat. Maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja.. Ataukah kau akan menemukanku terkantuk kantuk saat mendengar keluhan dan ceritamu, bukan karena aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu, tapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak, aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga malaikat kecil kita yang sedang rewel, dan ku tau kau letih mengais rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu.. Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku, maka tetaplah tersenyum padaku, karena kau adalah kekuatanku..

Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak..

Ketahuilah, aku tak sesabar Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah, menangis dan tak terkontrol, bukan karena ku membangkang padamu, tapi aku hanya wanita biasa, aku juga butuh tempat untuk menumpahkan beban di hatiku, tempat untuk melepaskan penatku, dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu, maka bersabarlah, yang ku butuhkan hanya pelukan dan belaianmu.. Karena bagiku kau adalah tetesan embun yang mampu memadamkan segala resahku..

Ataukah ada kalanya tanganku akan mencubit dan memukul pelan si kecil karena lelah dan penatku di tambh rengekannya yang tak habis-habisnya. Sungguh bukan karena ku ingin menyakitinya, tapi kadang aku kehabisan cara untuk menenangkan hatinya. Maka jangan membentakku karena telah menyakiti buah hati kita, tapi cukup kau usap kepalaku, dan bisikkan kata sayang di telingaku, karena dengan itu ku tau kau selalu menghargai semua yang ku lakukan untuk kalian, dan kau akan menemukanku menangis menyesali perlakuanku pada malaikat kita, dan aku akan merasakan ribuan kali rasa sakit dari cubitan yang ku berikan padanya, dan aku akan berjanji tak akan mengulanginya lagi..
Padamu yang menjadi imam dalam hidupku kelak..

Ketahuilah, aku tak secerdas aisyah.. Maka jangan pernah bosan mengajariku, membimbingku ke arah-Nya, walau kadang aku begitu bebal dan bodoh, tapi jangan pernah letih mengajariku.. Jangan segan membangunkanku di sepertiga malam untuk bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih.. Jangan letih mengingatkanku untuk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah.. Bimbing tanganku ke JannahNya, agar kau dan aku tetap bersatu di dalamnya.

Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku..

Seiring berjalannya waktu, kau akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah, akan menipis dan memutih. Kulitku yang bersih akan mulai keriput. Tanganku yang halus akan menjadi kasar.. Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik, yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu.. Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu.. Maka jangan pernah berpaling dariku.. Karena satu yang tak pernah berubah, bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian membuncah, yaitu rasa cintaku padamu..

Ketahuilah.. Tiap harinya, tiap jam, menit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu..
Maka, cintailah aku, dengan apa adanya aku.. Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna.. Maafkan aku karena aku bukan putri.. Aku hanya wanita biasa..

.27 september 08

Kamis, 24 Februari 2011

Ali bin abi thalib berkata kepada hamman :
Bertakwa kepada allah dan berbuatlah kebajikan.
* Orang-orang yang bertakwa ialah manusia-manusia yang bijak
* orang yang bertakwa ialah jiwa mereka selalu diliputi ketenangan dalam menghadapi cobaan,sama                    (tenangnya)seperti dalam menerima kenikmatan
* orang yang bertakwa ialah mereka bersabar beberapa hari di dunia dan memperoleh kesenangan langgeng sebagai gantinya
* orang yang bertakwa ialah dunia menghendaki mereka tapi mereka tidak menghendakinya
* orang yang bertakwa ialah orang yang penuh kemurahan hati,berilmu,berbakti dan menjaga diri
* orang yang bertakwa ialah tiada pernah merasa senang dengan amal mereka yang sedikit,tapi tidak pernah pula mereka puas dengan amal-amal yang banyak
* orang yang bertakwa ialah mereka mencampur kemurahan hati dengan ilmu ,ucapan dengan perbuatan. Angan- angan mereka pendek . kesalahan mereka sedikit
* orang yang bertakwa ialah selalu tenang walau dalam bencana yang mengguncang. Sabar menghadapi segala kesulitan . Bersyukur dalam kemakmuran
* orang yang bertakwa ialah pantang berbuat aniaya meski terhadap orang yang mereka benci. tidak bersedia melakukan dosa walau demi menyenangkan orang yang mereka cintai
* orang yang bertakwa ialah kepayahan menghadapi ulah diri sendiri,sementara manusia lain tidak pernah terganggu sedikitpun oleh mereka
* orang yang bertakwa ialah mereka melelahkan diri demi akhirat dan menyelamatkan manusia sekitar dari gangguan.


(the secret of your spiritual DNA)